Analisa Saham : Fundamental dan Teknikal

Dalam dunia investasi saham ada 2 jenis cara analisa saham, yaitu analisa Fundamental dan Teknikal. Kedua cara menganalisa ini yang kemudian membedakan tipe seorang investor, apakah ia seorang Trader atau Value Investor. Keuntungan dan resiko dari kedua teknik analisa tersebut tentunya jauh berbeda. Jika anda bertanya mengenai Warrent Buffet, maka beliau adalah salah satu orang yang berhasil dalan berbisnis saham dengan menjalankan cara yang pertama, yaitu dengan menganalisa fundamental sebuah perusahaan sebelum memutuskan untuk membeli sahammnya dan bahkan sama sekali tidak mempertimbangkan teknikalnya atau penilaiannya pada grafik harganya saat ini.

Pengertian

Dari masing-masing istilah transaksi saham ini mempunyai pengertiannya masing-masing yang dilihat berdasarkan cara pengamatannya, yaitu :

1.  Analisa Fundamental Saham

Teknik analisa fundamental adalah analisa yang menitikberatkan pada dua poin penilaian, yakni pada aspek finansial yang di dalamnya mencakup pendapatan per saham atau EPS - Earning per Share, Nilai buku Saham atau PBV - Price Book Value, serta rasio pengeluaran dan nilai buku ekuitas dari saham itu sendiri. Sedang orangnya yang cenderung memilih metode analisa seperti ini disebut juga dengan 'Value Investor'. Jadi yang menjadi cakupannya pada analisa pertama ini ada 4 jenis. Adapun poin penilaian kedua dari seorang investor adalah pada laporan keuangan tahunan atau biasa juga pada lap. keuangan per triwulan dan per semester. Di dalam poin ke-2 ini seorang investor akan menganalisa bagaimana detailnya isi laporannya (asset, modal, pendapatan, penjualan, dan sebagainya), termasuk juga menganalisa garis besar dari filosofi persahaan tersebut, dan bila perlu melihat juga isi dari pernyataan auditor serta segala yang tertera pada catatan kakinya.

Jika anda telah paham poin penting analisanya maka selajutnya ketahui dengan benar Langkah-langkah dalam Melakukan Analisa Fundamental Saham agar lebih akurat dan terhindar dari kecemasan walau saat anda jauh dari komputer dan tidak bisa selalu uptodate pada kondisi pasar.

2.  Analisa Teknikal Saham

cara analisa teknikal
Orang yang memilih metode ini disebut juga dengan 'Trader'. Sangat berbeda dengan jenis analisa di atas, dalam hal Teknikal maka investor melakukan penilaian pada hal yang berbeda yang mana mereka, yakni lebih cenderung pada pengolahan data-data pasar yang terkini. Itulah sebabnya orang yang memilih jalan menjadi trader lebih senang fokus pada pergerakan harga saham dibanding harus repot menaganalisa laporan keuangan dari perusahaan yang umumnya memakan waktu lama dan lebih rumit.


Jika diperbandingkan dengan yang pertama, analisa teknikal hanya butuh 2 jenis data untuk memutuskan layak beli atau tidaknya suatu saham, yakni perubahan suatu harga saham yang sekaligus mencari pula sebab dan info lain berkaitan hal tersebut, serta berapa besar nilai transaksi yang terjadi dalam sehari dari saham yang akan dibeli, biasanya ini yang umum diistilahkan dengan 'Liquid' atau banyaknya volume dan frequensi pembelian dan penjualan saham dalam sehari yang dilakukan oleh banyak investor. Itulah sebabnya dalam dunia saham lahir istilah 'LQ45' (45 saham yang digolongkan dalam saham yang liquid).

Intinya, seorang chartist (istilah untuk trader saham yang selalu membaca grafik pergerakan harga saham) menggunakan grafik sebagai bahan analisanya untuk mengetahui tren yang terjadi, apakah trennya akan terus berlanjut atau ia akan bergerak pada tren tertentu yang mereka sandarkan pada beberapa pedoman cara membaca grafik. Mengenai ini maka anda wajib tahu beberapa istilah dalam mebaca saham yang menjadi pedoman para investor beraliran Trader.

Demikian ulasan singkat dari CEObisnis.com mengenai cara analisa saham secara fundamental dan Teknikal. Kedua cara ini pula yang kemudian mengelompakkan jenis investor apakah ia memilih menjadi seorang value investor yang memutuskan pembelian saham karena valuasinya atau kah memilih sebagai seorang Trader yang keputusan jual dan belinya berdasarkan grafik dari harga dan liquiditas dari saham emiten.

1 komentar:

  1. Rebat FBS TERBESAR – Dapatkan pengembalian rebat atau komisi hingga 70% dari setiap transaksi yang anda lakukan baik loss maupun profit,bergabung sekarang juga dengan kami
    trading forex fbsasian.com
    -----------------
    Kelebihan Broker Forex FBS
    1. FBS MEMBERIKAN BONUS DEPOSIT HINGGA 100% SETIAP DEPOSIT ANDA
    2. FBS MEMBERIKAN BONUS 5 USD HADIAH PEMBUKAAN AKUN
    3. SPREAD FBS 0 UNTUK AKUN ZERO SPREAD
    4. GARANSI KEHILANGAN DANA DEPOSIT HINGGA 100%
    5. DEPOSIT DAN PENARIKAN DANA MELALUI BANK LOKAL Indonesia dan banyak lagi yang lainya
    Buka akun anda di fbsasian.com.
    -----------------
    Jika membutuhkan bantuan hubungi kami melalui :
    Tlp : 085364558922
    BBM : fbs2009

    ReplyDelete

Jika komentar anda ingin ditampilkan, berikan komentar yang sesuai dengan pembahasan artikel di atas, baik itu soal bisnis online, peluang usaha, maupun soal belajar cara investasi saham, dan jangan menyertakan link dalam kolom komentar! Semoga bisnis dan investasi anda sukses selalu!

Breaking News
Loading...
Kontak Langsung
Press Esc to close
Copyright © 2014 CEO Bisnis Bandung All Right Reserved